31 August 2015

Delayed Updates.

Courtesy: The Wiire
Saya minta maaf atas jarangnya saya update di blog ini tentang apa yang Tuhan lakukan dan ajarkan dalam hidup saya.

Tetapi sepanjang saya tidak update di blogspot ini, saya selalu dengan setia update di Instagram dengan segera ketika Tuhan ajar sesuatu. Saya percaya sampai hari ini Tuhan Yesus masih berbicara dan melakukan banyak hal. Dia hidup dan sangat nyata. Jangan pernah ragukan Dia.

Saya menantikan anda disana! Tuhan Yesus mengasihi dan memberkati anda selalu!

06 April 2015

Out of Time, On Time or In Time?

Shalom saudara!

Menjadi anak Tuhan tidak berbicara kita hanya pergi ke gereja tiap minggu ataupun baca Alkitab dan berdoa setiap hari. Tetapi menjadi anak Tuhan, berarti kita menjadi teladan kemana pun kita pergi, Apapun yang kita perbuat harus mencerminkan Tuhan yang kita percayai. Kita tidak bisa dengan sembarangan bersikap dan bertutur kata kepada orang lain. Karena kalau salah, kita bisa mempermalukan nama Tuhan kita, Yesus Kristus. Seberapa dari anda menyadari dimana pun, kapan pun dan dengan siapa pun anda bergaul, Tuhan mengawasi anda. Dia ingin tahu seberapa bijak dan hati-hatinya anda membawa namaNya yang mulia dan agung itu. 

Pada posting kali ini saya tidak akan membahas cara-cara bagaimana kita bisa membawa dan mempermuliakan nama Tuhan dalam konteks yang luas. Tetapi saya rindu membagikan apa yang telah Tuhan ajarkan kepada saya tentang mempermuliakan namaNya dengan menjadi on time, bahkan in time!

Kalau diamati, kita sebagai orang Indonesia sudah terbiasa dengan adanya jam karet. Janjian bertemu jam 10, datangnya jam 11. Menyelenggarakan acara bahkan mungkin ibadah jam 4 tetapi ngaret menjadi jam 5. Tanpa bermaksud menyalahkan kebudayaan Indonesia ini (karena saya belajar di mata kuliah Cross Cultural Understanding, di beberapa negara dunia ini memang menjadi telat adalah lebih sopan daripada menjadi on time, walaupun tidak semua negara), saya ingin mengajak anda sebagai anak-anak Tuhan yang Maha Tinggi untuk lebih bijak menggunakan waktu dengan cara menjadi on time atau bahkan in time!

Tahun 2015:

Courtesy: Wisdomseeker
Saya percaya tahun 2015 adalah tahun yang penuh dengan keajaiban dan tuntunan Tuhan. Tuhan memberikan beberapa ayat kepada saya. Untuk saya pribadi:
"TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau" (Bilangan 6:24)
Yes! Berkat Tuhan akan mengalir terus menerus, dan melalui kehidupan saya, orang lain diberkati.  SayapNya pasti melindungi dan melingkupi saya. Amin!

Tahun-tahun yang lalu Tuhan Yesus mengajar saya tentang Tuhan penjamin hidupku dan kebutuhanku, Dia tidak terbatas dengan pikiran manusia (tahun 20102011, 2012, dan 2013) dan Tuhan mendewasakanku! (Tahun 2014).

Saya percaya Tahun 2015 ini adalah tahun dimana Tuhan mendidik anak-anakNya yang mau (Hanya YANG MAU), juga Dia akan mengerjakan dan memberikan banyak hal yang ajaib diluar akal manusia. Saudara mau menerimanya? Amin! Saya juga mau. Tetapi kita harus mau dididik terlebih dahulu, agar sikap hati kita benar ketika menerima hal-hal yang luar biasa dari Tuhan.

Ada satu cerita tentang seorang pahlawan iman yang saya percaya ini adalah teladan kita semua sebagai anak-anakNya ditahun 2015 ini. Saya juga sudah mendapat konfirmasi dari seorang teman tentang ayat-ayat ini. 

Sang Pahlawan Iman yang menghentikan Matahari dan Bulan supaya bangsa Israel bisa mengalahkan musuh-musuhnya. Siapa lagi kalau bukan Yosua? anak buah Musa yang luar biasa. Dia adalah tipe orang yang bukan hanya optimis dalam hidup ini, tetapi optimis dan percaya kalau Tuhan beserta dengan dia.

Tahun 2015 ini, persiapkan hati kita untuk segala sesuatu yang dahsyat dari Tuhan! Apa yang dipersiapkan? Hati tentu saja!
Caranya? Miliki komitmen untuk mengenal Dia melalui FirmanNya setiap hari, berdoa dan menyembah.
Kalau malas? Ya ngomong sama Tuhan, berdoa "Tuhan maaf, saya hari ini malas. Tolong saya untuk mau setia baca Firman Tuhan. Saya mau kenal Engkau, tolong bantu saya dalam AnugerahMu"

Percayalah saudara tidak akan pernah menjadi orang yang sama!













25 March 2015

God Our Protector


Last I night, I went to sleep late around 12 AM. Before I slept, I asked God, "Are you awake Lord? Will you help anyone who call you even in the middle of the night?".
He answered shortly, " The Protector of Israel never sleeps". Wow. It just reminded me how He cares for anyone who believes in Him.

This afternoon...

10 March 2015

Rumah Kontrakan


Saya percaya dalam hidup ini, Tuhan Yesus tidak akan pernah meninggalkan anak-anakNya akan kebutuhan sehari-hari, salah satunya tempat tinggal. Dia sangat peduli bahkan sampai ke bagian yang sangat sangat kecil.

Saya pribadi sudah merasakan bagaimana pemeliharaan Tuhan dahsyat dan luar biasa kalau saya boleh dipelihara Tuhan bukan hanya pemeliharaan sandang dan pangan tetapi juga papan yang menjadi tempat bernaung. (baca: rumah atau tempat tinggal)

Ini merupakan salah satu berkat, kesempatan dan anugerah yang Tuhan telah percayakan kepada saya pada bulan September 2014. Sejak awal menjadi mahasiswa di salah satu kota di Jawa, saya

09 March 2015

Bagaimana Melatih Dirimu untuk Beribadah?


Ini merupakan jawaban Tuhan yang membawa saya back to His track ketika kekecewaan begitu melingkupi saya. Firman Tuhan ini dibawakan oleh salah seorang hamba Tuhan di sebuah gereja di kota saya. Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak tersebut, sekalipun bapak tersebut tidak tahu bahwa Firman yang telah disampaikannya telah benar-benar memberkati saya.
(dalam renungan ini ada beberapa tambahan yang diberikan oleh penulis untuk mendukung detail langkah 1-5)

Let's study His words:
Renungan ini diambil dari sebuah ayat emas di 1 Timotius 4:7 yang bunyinya "Tetapi jauhilah tahayul dan dongeng nenek-nenek tua. Latihlah dirimu beribadah"

Bagaimana kita melatih diri kita beribadah? 

Tahun 2014: Tidak Ada Kelemahan yang Tuhan Tidak Singkirkan


Mengawali tahun 2014, banyak gejolak dan badai yang terjadi dalam kehidupan rohani saya. Tuhan sungguh tahu dan sangat tahu apa yang telah terjadi. Karena badai itu Tuhan datangkan untuk menghajar kelemahan saya yang terbesar yaitu: Mudah menghakimi orang yang berlaku munafik. 

Ya, ini adalah kelemahan terbesar saya, tetapi Tuhan tidak berdiam diri melihat kelemahan yang sudah terlanjur berkembang dalam diri saya, saya bersyukur kalau Tuhan masih mau mengijinkan saya untuk dihajar, karena dengan begitu berarti Dia masih tetap menjadi Bapa yang mengasihi saya dan Dia tidak ingin saya kehilangan 'panggilan hidup' saya dalamNya!

"Bapa Engkau sangat baik!" :)

Roh Kudus benar-benar ingin mengajar saya untuk membuang kelemahan ini! Saya percaya Dia akan terus memperbaiki dan membentuk saya menjadi bejanaNya yang indah.
Ini adalah cerita bagaimana, saya belajar mengatasi kelemahan saya tersebut...

Ceritanya...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...